Pages

Powered by Blogger.
 
Showing posts with label linux. Show all posts
Showing posts with label linux. Show all posts
Monday, June 21, 2010

perbedaan windown dan linux

Melihat Perbedaan Linux dan Windows

Ada banyak persamaan dan ada pula banyak perbedaan antara Linux dan Windows. Mari kita lihat beberapa perbedaan yang ada di Linux dan Windows.

User Interface
Di Windows, Anda tidak banyak memiliki pilihan user interface. Sebagai misal, di Windows 95/98 Anda hanya mengenal user interface bawaan Windows 95/98. Anda sedikit lebih beruntung jika menggunakan Windows XP, karena Anda bisa berpindah dari interface milik Windows XP ke Windows 98 yang lebih ringan.

Di Linux, Anda bisa menemukan banyak macam user interface. Dan biasanya pilihan user interface ini dapat Anda sesuaikan dengan spesifikasi komputer atau lingkungan kerja Anda. Sebagai misal, pada komputer yang lambat Anda bisa menggunakan user interface yang ringan, seperti XFCE atau Fluxbox.

Atau jika Anda menyukai gaya Mac, Anda bisa memilih desktop model GNOME atau menggunakan utility Docker. Dan jika Anda terbiasa di Windows dan memiliki komputer yang cukup cepat, Anda bisa memilih desktop KDE.

Dengan KDE, Anda masih bisa memilih untuk menggunakan gaya Windows XP ataupun Windows Vista. Pilihan dan variasinya sangat banyak di Linux, Anda bisa mengatur sesuai dengan favorit Anda.

Sekuriti dan Virus
Salah satu masalah utama di Windows yang paling sering Anda temukan adalah virus dan spyware. Dari tahun ke tahun permasalahan ini bukan semakin mengecil tetapi malah semakin membesar. Ini semua terjadi karena banyak lubang keamanan di Windows yang bisa dieksploitasi oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab.

Linux diturunkan dari sistem operasi Unix yang memiliki tingkat sekuriti lebih kuat. Itu sebabnya tidak ada banyak virus di Linux dan kalaupun ada tidak bisa berkembang biak dengan pesat dan biasanya tidak mampu membawa kerusakan yang besar.

Sekalipun tidak sepenting di Windows, Anda tetap bisa menemukan program-program anti virus di Linux, seperti ClamAV dan F-Prot. PCLinux telah menyediakan anti virus ClamAV yang bisa ditemukan pada menu Start > Applications > FileTools > KlamAV.

Spyware
Spyware adalah suatu masalah yang cukup umum di dunia Windows. Biasanya program spyware mengamati, mengumpulkan dan mengirimkan data Anda ke suatu server. Untuk hal yang lebih positif, program ini biasanya dipergunakan untuk keperluan marketing.
Sayangnya, ada juga yang berniat buruk yaitu dengan mencuri identitas, kartu kredit, dan tindakan negatif lainnya.

Tidak banyak program spyware yang menginfeksi Linux mengingat cara kerja Linux yang lebih susah untuk ditembus. PCLinux telah menyediakan pre-instal Firewall untuk melindungi sistem Anda dan bisa diaktifkan melalui PCLinux Control Panel.

Instalasi dan Kelengkapan Program
Windows adalah sistem operasi, itu sebabnya Windows tidak menyediakan banyak program setelah diinstal. Kalaupun ada mungkin Anda hanya akan menemukan Internet Explorer, Media Player, Notepad, dan beberapa program kecil lainnya.

Ini sangat berbeda dengan Linux. Sekalipun Linux juga suatu sistem operasi, tetapi Linux disertai dengan banyak program didalamnya. Setelah diinstal, Anda akan menemui banyak program dari hampir semua kategori program. Sebut saja kategori Office Suite, Multimedia (Sound, Video, Graphics), Internet (Browser, Email, Chat, Downloader, Messenger, Torrent, News), 3D, Games, Utility, dll.

Dengan waktu instalasi yang hampir sama, Anda bukan hanya mendapatkan suatu sistem operasi tetapi juga semua program yang diperlukan untuk kegiatan sehari-hari di Linux.

Konfigurasi Sistem
Anda mungkin sering mendengar di Linux Anda perlu menyunting file secara manual melalui command line. Sebagian berita ini benar, tetapi dengan PCLINUX Control Center konfigurasi sistem bisa Anda lakukan semudah point n click. PCLINUX memiliki deteksi perangkat keras yang baik sehingga hampir semuanya berjalan secara otomatis. Dan hampir semua program di PCLINUX disertai dengan konfigurasi yang sudah siap pakai. Sebagai contoh, browser Internet telah disertai dengan sejumlah plug-ins. Tidak perlu men-download dan menginstal plug-ins flash ataupun yang lainnya.

Hardware Support
Anda sering mendengar suatu hardware tidak bekerja di Linux. Hal ini terjadi karena pembuat hardware tidak menyediakan driver versi Linux. Untungnya, belakangan ini cukup banyak vendor yang sudah memberikan dukungan driver Linux. Dan pengenalan Linux akan hardware semakin lama semakin meningkat sehingga mulai jarang terdengar permasalahan hardware di Linux.

Menangani Crash
Linux secara umum terlihat sebagai sistem operasi yang stabil. Dan jika Anda membandingkan Linux dengan Windows 95/98/ME, Linux jauh lebih stabil. Windows XP – jika Anda mengikuti petunjuk sistemnya dengan baik – akan cukup stabil.

Dan seperti halnya dengan Windows, suatu saat Anda juga akan menemui masalah di Linux. Sekalipun jarang, tetapi program yang crash atau hang bisa saja terjadi. Ini adalah suatu fakta dari kehidupan di dunia komputer.

Sekalipun demikian ada beberapa perbedaan di Windows dan Linux. Unix dan Linux mempunyai sifat multi-user. Linux menjalankan aplikasi secara berbeda dengan Windows. Ketika suatu aplikasi terkunci, Anda dapat mematikannya dengan mudah. Cukup menekan kombinasi tombol Ctrl + Esc, dan Anda dapat memilih aplikasi (atau proses) mana yang bermasalah.

Dan jika sistem grafis yang terkunci, Anda bisa berpindah ke command-prompt (dengan menekan Ctrl+Alt+F1) dan membunuh proses software secara manual. Anda juga mempunyai pilihan untuk merestart desktop saja dengan menekan Ctrl+Alt+Backspace. Ini berarti Anda tidak harus melakukan reboot sekalipun sistem Linux sedang mengalami masalah.

Partisi Harddisk
Linux tidak mengenal penamaan drive C: untuk suatu partisi. Semua drive disatukan dalam suatu sistem penyimpanan yang besar. Folder /mnt merupakan tempat untuk Anda mengakses semua media yang ada di komputer, baik partisi lain, CD-ROM, Floppy, ataupun FlashDisk.

Belakangan KDE telah memperudah akses ke media dengan menyediakan sistem Storage Media yang dapat diakses melalui My Computer ataupun file manager Konqueror.

Penamaan File
Linux menggunakan “/” untuk memisahkan folder dan bukannya “\” yang biasa digunakan DOS/Windows. Linux bersifat case-sensitive, ini berarti file “Hello.txt” berbeda dengan file “hello.txt”. Linux juga tidak terlalu memperhatikan ekstensi file. Jika Anda mengubah nama file “Hello.txt” menjadi “Hello”, Linux masih tetap mengetahui bahwa file ini adalah suatu teks. Dan ketika Anda mengklik file “Hello”, Linux secara otomatis tetap akan membuka program editor teks.

Kemudahan dan Keamanan
Anda mungkin sudah mengetahui, bahwa sebagai user biasa (bukan Root) Anda tidak bisa menulis file di sembarang folder. User biasa hanya memiliki akses tulis di folder home mereka. Sebagai user biasa, Anda tidak akan bisa mengubah bagian penting dari sistem Linux. Ini memang terkesan terlalu membatasi dan merepotkan, tetapi cara ini jauh lebih aman, karena hanya orang tertentu yang mempunyai akses Root saja yang bisa menyentuh sistem. Bahkan viruspun tidak bisa dengan mudah menyentuh sistem Linux. Itu sebabnya Anda tidak banyak mendengar adanya virus di Linux.

PENTING !!! PENTING !!! PENTING !!!
Itu sebabnya di Linux, Anda tidak disarankan menggunakan user Root untuk keperluan sehari-hari. Buatlah minimal 1 user untuk setiap komputer dan hanya pergunakan Root untuk keperluan administrasi sistem.

Hal ini berbeda jauh dengan Windows yang sangat rentan dengan virus. Ini terjadi karena user biasa di Windows juga sekaligus mempunyai hak sebagai administrator. Kebanyakan pemakai Windows tidak mengetahui hal ini, sehingga sistem mereka sangat rentan dengan serangan virus. Windows Vista sekarang telah mengadopsi sistem sekuriti Linux ini.

Defragment
Di Linux Anda tidak akan menemukan program untuk men-defrag harddisk. Anda tidak perlu melakukan defragment di harddisk Linux! Sistem file Linux yang menangani ini secara otomatis. Namun jika harddisk Anda sudah terisi sampai 99% Anda akan mendapatkan masalah kecepatan. Pastikan Anda memiliki cukup ruang supaya Linux menangani sistemnya dan Anda tidak akan pernah mendapatkan masalah deframentasi.

Sistem File
Windows mempunyai dua sistem file. FAT (dari DOS dan Windows 9x) dan NTFS (dari Windows NT/2000/XP). Anda bisa membaca dan bahkan menyimpan file di sistem FAT dan NTFS milik Windows. Hal ini tidak berlaku sebaliknya, Windows tidak akan bisa membaca atau menyimpan file di sistem Linux.

Seperti halnya Windows, Linux memiliki beberapa macam file sistem, diantaranya ReiserFS atau Ext3. Sistem ini dalam beberapa hal lebih bagus dari FAT atau NTFS milik Windows karena mengimplementasikan suatu tehnik yang disebut journaling. Jurnal ini menyimpan catatan tentang sistem file. Saat sistem Linux crash, kegiatan jurnal akan diselesaikan setelah proses reboot dan semua file di harddisk akan tetap berjalan lancar.

Sunday, June 20, 2010

linux mirip windows

Distro Linux Mirip Windows OS

Seperti yang kita tahu, image Linux yang susah untuk pengoperasiannya sudah mulai luntur. Walau masih banyak yang masih kolot dengan persepsi, “Hey, linux itu sulit.”
Tak salah juga sih, kalau memang masih banyak yang berkomentar seperti itu. Toh, karena memang banyak aplikasi Linux yang harus butuh konsentrasi tingkat tinggi. Begitu juga dengan OS lain semisal Mac ataupun Windows.
Tapi untuk pengoperasian Linux secara umum, sebenarnya tidaklah sesulit yang dibayangkan. Linux sudah mengadaptasikan dirinya sehingga mudah dalam pengoperasiannya. Sama seperti OS lain seperti Windows dan Mac.
Ngomong-ngomong tentang Mac dan Windows, sebenarnya sudah ada Distro linux yang mempunyai interface yang mirip dengan kedua OS tersebut. Jadi kesan kalau linux itu susah… sepertinya harus dibuang jauh-jauh.

DreamLinux

Distro ini adalah Distro yang memang Mac banget deh. Anda bisa liat kan dock yang biasanya ada di Mac. Apalagi didukung wallpaper yang beautiful banget. Sehingga mempunyai kesan ekslusif. “Salah satu cara menipu teman anda, Hey saya menggunakan Mac lho.”
Dreamlinux adalah distro linux yang gratis (hampir semua distro linux gratis), modern dan bisa dijalankan melalui media seperti CD/DVD bahkan flashdisk. Juga bisa diinstal di berbagai tipe hardisk seperti IDE, SCSI, SATA, PATA dan USB drives.
Bahkan diklaim oleh pihak developer, sudah pantas untuk dijadikan OS keseharian anda.
Berbasiskan Debian, Dreamlinux di bundle dengan beragam aplikasi untuk mendukung kerja anda. Aplikasi pengolah kata, grafik, media player, browsing internet dan lainnya.
Openoffice, Gimp, Inkscape, Firefox, Thunderbird, Pidgin, Evince, Gthumb, Xsane, Avant-Window-Navigator, Engage, Rhythmbox, SoundJuicer, SoundConverter, Totem Media Player, Avidemux, EasyTag, Brasero dan masih banyak lagi.

Download disini

gOS, (Good OS)

Atau mungkin bisa juga disebut Google pada “g” di depan “OS”. Distro ini mengandalkan kecantikan tampilan desktop dan juga aplikasi Google seperti Picasa, Google gadget, Google mail, spreadsheet, calender, desktop dan aplikasi google lainnya. Untuk aplikasi pengolah dokumen, gOS mem-bundle OpenOffice dan Mozilla Firefox untuk berselancar di internet.
Untuk anda yang memang mempunyai koneksi internet dan memang sudah mempunyai akun di Google apps.

Download disini

Elive

Distro ini diklaim mampu untuk bisa di install di MacBook. Tampilan yang memang sangat cantik dan kloningan Mac. Sama halnya dengan Dreamlinux yang berbasiskan debian, namun Elive memberikan CD bonus, yang merupakan kumpulan aplikasi yang compatible di install oleh Elive itu sendiri.

Download disini

MacPup

Distro ini yang paling banyak pilihan untuk kita dalam hal tema, aplikasi dan ukuran.
Distro ini berbasiskan Puppy (salah satu distro Linux). Tampilannya benar-benar Mac. Ketika mengginstallnya di komputer anda, teman anda mungkin bisa salah mengira kalau komputer anda adalah Macintosh.

Download disini

Linux-XP

adalah distro linux yang benar-benar mirip dengan Windows Vista. Dari desain interface toolbar hingga logon yang benar-benar mirip. Pengguna windows tentu tidak akan kesulitan untuk pengoperasiannya. Namun satu hal yang menjadi masalah adalah terkait dengan lisensinya. Linux-XP tidaklah gratis, melainkan berbayar. Masa trial diberikan selama 30 hari. Setelah itu anda diharuskan untuk melakukan registrasi namun sebelumnya mengeluarkan sejumlah uang.

Download disini

Vixta

linux yang mirip sekali dengan Windows Vista dari segi tampilan. Tapi tidak seperti linux-xp yang mengharuskan anda untuk mengeluarkan kocek, Vixta diberikan secara gratis. Anda bisa mendapatkannya melalui download. Dan untuk menggunakannya, jangan lupa untuk mem-burn nya ke media seperti CD atau DVD. Sehingga memungkinkan PC untuk melakukan booting. Tersedia juga untuk versi LiveCD nya

Thursday, June 17, 2010

membuat boteble linux dalam usb

Membuat Bootable Linux dalam USB Flashdisk

Mungkin banyak kita yang penasaran ingin mencoba berbagai distro Linux yang bisa didapatkan gratis. Tetapi kadang yang menjadi permasalahan adalah proses install yang bagi kebanyakan orang agak menyulitkan. Oleh karena itu, kita bisa mencoba membuat linux yang langsung berjalan dari USB Flashdisk.

Di beberapa distro, kita sudah bisa menjalankan linux dari CD, misalnya Ubuntu. Tetapi jika linux ada di flashdisk, tentu ini lebih memudahkan kita membawa sistem operasi ini kemana-mana. Termasuk juga jika tidak bisa boooting dari CD/DVD-ROM.

UNetBootin merupakan aplikasi open source yang berfungsi membuat bootable Live USB untuk berbagai distribusi Linux. Sehingga kita bisa menjalankan linux langsung dari USB Flashdisk tanpa memerlukan hardisk dan tidak mengganggu sistem atau data yang ada di hardisk.

unetbootin

Aplikasi ini bisa dijalankan di Windows 2000/XP/Vista atau linux. Distro linux yang bisa kita buat menjadi bootable melalui flashdisk adalah :

  • Ubuntu
  • Debian
  • Linux Mint
  • openSUSE
  • Arch Linux
  • Damn Small Linux
  • SliTaz
  • Puppy Linux
  • FreeBSD
  • NetBSD
  • Fedora
  • PCLinuxOS
  • Sabayon Linux
  • Gentoo
  • Zenwalk
  • Slax
  • Dreamlinux
  • Elive
  • CentOS
  • Mandriva
  • FaunOS
  • Frugalware Linux

Selain itu, UNetBootin juga dapat digunakan untuk membuat berbagai tools atau sistem utilities lainnya, seperti :

  • Parted Magic, software Partition manager untuk mengubah, memperbaiki, backup atau restore partisi hardisk.
  • Super Grub Disk, boot utility untuk memperbaiki dan restore permasalahan booting berbagai sistem operasi.
  • Backtrack utility untuk analisis jaringan
  • Ophcrack, utility untuk merecovery password windows
  • NTPasswd, utility untuk me-reset pasword windows dan mengedit registry
  • Gujin, Bootloader dengan antarmuka grafis (GUI) untuk booting berbagai sistem operasi
  • FreeDOS, untuk menjalankan flahs BIOS dan perintah-perintah DOS lainnya.

Selain itu, kita juga bisa menambahkan berbagai plugins lainnya. Selengkapnya tentang cara penambahan plugins, bisa dibaca di http://unetbootin.wiki.sourceforge.net/useplugin

Cara Penggunaan

UNetBootin, menyediakan fitur untuk langsung download Linux dari internet atau menggunakan file ISO (CD Image) yang sebelumnya sudah kita download. Flashdisk diperlukan berukuran 1 GB atau lebih besar dan menggunakan format file system FAT32. Aplikasi ini tidak perlu di install, tetapi langsung dijalankan saja. Berikut selengkapnya :

  1. Jalankan File UNetBotin.
  2. Jika ingin download langsung distro yang diinginkan, pilih dari daftar yang tersedia. Jika dari file ISO yang sudah di hardisk, pilih DiskImage, dan cari file ISO Image-nya
  3. Pilih drive USB yang tersedia.
  4. Klik OK untuk memulai proses
    unetbootin-process
  5. Tunggu proses copy data sampai selesai

Setelah selesai, maka bisa langsung dicoba dengan restart komputer dan jangan lupa mengeset Booting komputer di BIOS pertama kali lewat USB. Saya telah mencoba dengan Ubuntu 8.10 dan berhasil (memerlukan space sekitar 709 MB)


Download UNetBootin untuk Windows
( 3.8 MB)

Updates Via E-Mail

Labels