Pages

Powered by Blogger.
 
Showing posts with label kabel. Show all posts
Showing posts with label kabel. Show all posts
Sunday, November 21, 2010

Tutorial krimping kabel

Tutorial singkat ini cocok sekali buat Anda yang sedang membuat jaringan komputer ‘MURAH’ khususnya yang terdiri lebih dari dua client yang pake hub (jauh lebih murah daripada router ). To the point! Apa sih kabel UTP itu? Kabel UTP itu adalah kabel khusus buat transmisi data. UTP, singkatan dari “Unshielded Twisted Pair”. Disebut unshielded karena kurang tahan terhadap interferensi elektromagnetik. Dan disebut twisted pair karena di dalamnya terdapat pasangan kabel yang disusun spiral alias saling berlilitan. Ada 5 kategori kabel UTP. Dari kategori 1 sampai kategori 5. Untuk jaringan komputer yang terkenal adalah kategori 3 dan kategori 5.

kabel1.jpg

Kategori 3 bisa untuk transmisi data sampai 10 mbps, sedang kategori 5 sampai 100 mbps. Kalau hanya buat misalnya jaringan komputer di kantor atau kampus atau warnet, paling hemat ya menggunakan yang kategori 3. Itu sudah lebih dari cukup.Setahu penulis ada banyak merek yang beredar di pasaran, hanya saja yang terkenal bandel dan relatif murah adalah merek Belden – made in USA. Kalau mau yang lebih murah dan penggunaannya banyak, maka beli saja yang satu kotak, panjangnya sekitar 150 meter. Jangan lupa beli konektornya. Konektornya bentuknya seperti colokan telepon hanya saja lebih besar. Bilang saja mau beli konektor RJ-45.

kabel2.jpg

Foto RJ – 45 yang masih baru, belum di gencet pake tang

Satu lagi yang sangat penting, Anda harus punya tang khusus buat memasang konektor ke kabel UTP, istilah kerennya adalah “crimp tool”. Alat ini gunanya untuk ‘mematikan’ atau ‘menanam’ konektor ke kabel UTP. Jadi sekali sudah di ‘tang’, maka sudah tidak bisa dicopot lagi konektornya. Dan kalau mau yang lebih OK, biar tidak nanggung maka beli pula sebuah LAN tester. Anda bisa membeli yang merek dari Taiwan saja agar lebih murah. Bentuknya seperti kotak dan ada lampu LED-nya delapan pasang dan bisa kedap-kedip.

kabel3.jpg

OK sekarang peralatan udah siap, penulis mulai saja. Secara umum, pemasangan kabel UTP tersebut ada dua tipe, yaitu tipe straight dan tipe cross. Disebut tipe straight soalnya masing-masing kabel yang jumlahnya 8 itu berkorespondensi 1-1, langsung. Sedangkan disebut cross soalnya ada persilangan pada susunan kabelnya. Bingung?OK! Untuk tipe straight itu digunakan untuk menyambungkan kabel dari client ke hub. Sedangkan untuk tipe cross adalah untuk client langsung terhubung ke client (cpu to cpu) atau juga dari hub ke hub.

Kita bahas dulu yang tipe straight

Tipe ini adalah yang paling gampang dibuat. Kenapa? Soalnya langsung korespondensinya 1-1. Standar urutannya begini (dilihat dari lubang konektor, dari kiri ke kanan – lihat Gambar 4) : 2 oranye – 1 hijau – 2 biru – 1 hijau – 2 coklat . 2 oranye disini maksudnya pasangan oranye muda sama oranye tua dan seterusnya. Tapi tidak usah ikut standar pewarnaan itu juga sebenarnya tidak masalah. Yang penting urutan kabelnya. Misal ujung pertama urutan pin pertamanya oranye muda, maka ujung yang lain urutan pin pertamanya juga harus oranye muda, jadi antar ujung saling nyambung. Sebenarnya tidak semua pin tersebut digunakan.

kabel4.jpg

Yang penting adalah pin nomor 1,2,3 dan 6. Jadi misal yang disambung hanya pin 1,2,3 dan 6 sedangkan pin yang lain tidak dipasang, tidak jadi masalah. Untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar di bawah yang penulis foto dari sebuah buku.

kabel5.jpg

Yang kiri urutan korespondensi buat tipe straight, yang kanan yang cross

Waktu akan memasangnya, maka potong ujung kabelnya, kemudian susun kabelnya trus diratakan dengan pisau potong yang ada pada crimp tool. Andak tidak perlu repot harus melepaskan isolasi pada bagian ujung kabel, karena waktu Anda memasukan kabel itu ke konektor lalu ditekan (pressed) dengan menggunakan crimp tool, sebenarnya saat itu pin yang ada di konektor menembus sampai ke dalam kabel. Perhatikan, agar penekannya (pressing) yang keras, soalnya kalau tidak keras kadang pin tersebut tidak tembus ke dalam isolasi kabelnya. Kalau sudah kemudian Anda test menggunakan LAN tester. Masukkan ujung ujung kabel ke alatnya, kemudian nyalakan, kalau lampu led yang pada LAN tester menyala semua, dari nomor 1 sampai 8 berarti Anda telah sukses. Kalau ada salah satu yang tidak menyala berarti kemungkinan pada pin nomor tersebut ada masalah. Cara paling mudah yaitu Anda tekan (press) lagi menggunakan tang. Kemungkinan pinnya belum tembus. Kalau sudah Anda tekan tetapi masih tidak nyambung, maka coba periksa korespondensinya antar pin udah 1-1 atau belum. Kalau ternyata sudah benar dan masih gagal, berarti memang Anda belum beruntung. Ulangi lagi sampai berhasil.

kabel6.jpg

LAN TESTER – alat untuk memeriksa benar tidaknya sambungan kabel. Untuk tipe straight jika benar maka led 1 sampai 8 berkedip.

Berikut adalah gambar dari bawah dari ujung kabel UTP yang sudah dipasangi konektor dan berhasil dengan baik (urutan pewarnaan pinnya ikut standar):

kabel7.jpg

urutan pin standar

Dan kalau yang ini tidak standar, coba perhatikan urutan warna pinnya, sangat tidak standar, tapi tetap saja bisa, yang penting korespondensinya satu satu (khusus tipe straight):

kabel8.jpg

urutan pin TIDAK standar

Tipe Cross


Untuk tipe cross itu digunakan untuk menyambungkan langsung antar dua PC, atau yang umumnya digunakan untuk menyambungkan antar hub. (misalnya karena colokan di hubnya kurang). Cara pemasangannya juga sebenarnya mudah, sama seperti tipe straight, pin yang digunakan juga sebenarnya hanya 4 pin saja, yaitu pin 1, 2, 3 dan 6. Yang berbeda adalah cara pasangnya. Kalau pada tipe cross, pin 1 disambungkan ke pin 3 ujung yang lain, pin 2 ke 6, pin 3 ke 1 dan pin 6 ke 2. Praktisnya begini, pada ujung pertama Anda bisa susun pinnya sesuai standar untuk yang tipe “straight”, sementara itu di ujung yang lain Anda susun pinnya sesuai standar buat tipe “cross”.Masih bingung? Begini cara mudahnya:Ujung pertama:

1. oranye muda
2. oranye tua
3. hijau muda
4. biru muda
5. biru tua
6. hijau tua
7. coklat muda
8. coklat tua

Maka di ujung yang lain harus dibuat begini:

1. hijau muda
2. hijau tua
3. orange muda
4. biru muda
5. biru tua
6. orange tua
7. coklat muda
8. coklat tua

Sudah agak lebih mengerti? Jadi disini posisi nomor 1, 2, 3 dan 6 yang ditukar. Nanti jika dites menggunakan LAN tester, maka nantinya led 1, 2, 3 dan 6 akan saling bertukar. Kalau tipe straight menyalanya urutan, sedangkan tipe cross ada yang lompat-lompat. Tapi yang pasti harus menyalasemua setiap led dari nomor 1 sampai 8.OK, selamat membangun jaringan komputer. Semoga Anda bisa berhasil sewaktu memasang konektor pada kabelnya. Semoga ilmu ini berguna buat Anda, soalnya waktu dulu penulis pertama kali membuat jaringan hasilnya lucu sekali, untuk mengupas kabelnya penulis masih menggunakan cutter, padahal sudah ada fasilitasnya di crimp toolnya. Tambah lagi ujung-ujungnya tiap kabel penulis kelupas lagi menggunakan cutter, padahal yang betul tidak perlu dikupas satu-satu, biarkan saja rata, karena nantinya apabila di ‘crimp tool’ maka pin tersebut masing-masing akan tembus ke dalam kabelnya. Semoga Anda tidak melakukan hal sama seperti penulis dulu.Demikian tulisan mengenai cara membuat sambungan kabel UTP untuk jaringan komputer. Semoga berguna bagi Anda semua. Terima kasih.
Sunday, May 16, 2010

harware2


Hardware Komputer

Hardware Komputer adalah perangkat yang secara fisik dapat di lihat dan di raba, yang membentuk suatu kesatuan, sehingga dapat di fungsikan. Berdasarkan kegunaannya, perangkat keras Komputer di golongkan ke dalam tiga bagian, yaitu : Alat Input, Alat Proses, Alat Output, dan Alat Penyimpanan. Berikut Penjelasan bagian-bagian dari Hardware Komputer :



1. Alat Input

Alat input adalah alat untuk memasukkan program maupun data yang akan diproses oleh komputer.

Perangkat-Perangkat Alat Input

1.1 Keyboard

Keyboard adalah perangkat yang mempunyai tuts seperti pada mesin tik, yang di lengkapi beberapa tombol tambahan dengan berbagai fungsi.

1.2 Mouse

Mouse adalah perangkat yang berfungsi menggerakkan pointer, menunjuk perintah atau program pada layer monitor.

1.3 Scanner

Scanner adalah alat untuk mengkonversi gambar manual menjadi gambar digital, berupa data digital.

1.4 Floppy Disk Drive

Floppy disk drive adalah alat untuk menulis, membaca data, juga berfungsi sebagai alat output (perekam) data.

1.5 CD-ROM

CD-ROM adalah alat untuk membaca CD atau VCD pada komputer.

Beberapa kemampuan CD-ROM :
CD-ROM dengan kemampuan : 24x, 36x, 40x, 52x, 56x, dan seterusnya.

1.6 DVD-ROM

DVD-ROM adalah alat untuk membaca CD VCD DVD musik atau film yang berkualitas tinggi pada komputer.

1.7 CD-RW

CD-RW adalah alat untuk merekam (backup) data pada cd.

Beberapa kemampuan CD-RW :
CD-RW dengan kemampuan : 24x10x40, 32x10x40, 32x12x40, 40x12x40, 32x14x48, 52x24x48, 48x12x50, 52x32x52, dan seterusnya.

2. Alat Proses

Alat Proses atau CPU (Central Processing Unit), merupakan alat atau unit terpenting di dalam system komputer. Tugas utamanya adalah mengontrol keseluruhan system komputer selama pengolahan data berlangsung.

Perangkat-Perangkat Alat Proses

2.1 Casing

Casing adalah kotak pembungkus perangkat keras (hardware) di dalam CPU.

Bentuk-Bentuk Casing:

1. Desktop ( Horizontal )

- Slim Desktop
- Standar Desktop

2. Tower ( Vertikal )

- Mini/Middle Tower
- Full Tower

Jenis Casing

- Casing Jenis AT

- Casing Jenis ATX

Beberapa Case indicator yang Terdapat Pada Casing :

- Led HDD (lampu indikasi harddisk bila sedang membaca).
- Led Power (lampu indikasi power bila sedang menyala dan tombol reset)
- Speaker.
- Key lock.
- Dan Sebagainya.

2.2 Power Supply

Power supply adalah sebuah perangkat yang berfungsi menyalurkan arus listrik ke berbagai peralatan komputer yang terdapat di dalam CPU, Perangkat ini memiliki lima konektor atau lebih, yang dapat di sambungkan ke berbagai peralatan, seperti motherboard, harddisk, floppy disk drive, CD-ROM, dan sebagainya.

Jenis Power Supply :

- Power Supply AT à Konektor terdiri dari 12 pin

- Power Supply ATX à Konektor terdiri dari 20 pin


2.3 Motherboard adalah perangkat terpenting di dalam komputer yang di jadikan media atau tempat untuk memasang atau meletakkan beberapa peralatan seperti : Prosesor, Memory, Card VGA, sound card, card I/O, dan sebagainya.

Beberapa Jenis Motherboard Pentium

- Kelas AT486 Menggunakan Socket 3
- Kelas Pentium I Menggunakan Socket 7/8
- Kelas Pentium II Menggunakan Slot 1
- Kelas Pentium III Menggunakan Socket 370
- Kelas Pentium IV Menggunakan Socket 423/478

2.4 Prosesor

Prosesor adalah sebuah chip (mikroprosesor) yang merupakan otak dan pusat pengendalian berbagai perangkat komputer. Sehingga dapat bekerja satu sama lain.
2.5 Memory

Memory adalah perangkat yang berfungsi mengolah data dan instruksi. Semakin besar memory yang di sediakan, semakin banyak data maupun instruksi yang dapat di olahnya.

Beberapa Jenis Memory :

- RAM
- EDO-RAM (Extended Data Out)
- SD-RAM (Synchronous Dynamic RAM)
- DDR-SDRAM (Double Data Rate Synchronous DRAM)
- RD-RAM (Rambus Dynamic RAM)

2.6 Card VGA

Card VGA adalah perangkat berupa rangkaian elektronik berbentuk seperti Kaartu, yang berfungsi menghubungkan motherboard dengan monitor.

Beberapa Jenis Card VGA :

- Card VGA ISA
- Card VGA EISA
- Card VGA PCI
- Card VGA AGP

2.7 Card I/O
Card I/O adalah sebuah card yang berfungsi menghubungkan motherboard dengan alat input dan alat output. Ia juga berfungsi menghubungkan motherboard dengan harddisk dam floppy disk drive.

2.8 Sound Card
Sound card adalah perangkat multimedia berbentuk seperti kartu, yang berfungsi mengolah suara pada komputer.

2.9 Harddisk

Harddisk adalah perangkat komputer yang berfungsi menyimpan data dalam kapasitas besar.

2.10 Heatsink Fan
Heatsink adalah perangkat yang berfungsi menyerap panas pada prosesor.

2.11 Kabel

Kabel adalah sekumpulan baris kabel yang berfungsi menghubungkan komponen komputer yang satu dengan yang lain, seperti menghubungkan harddisk, floppy disk drive dengan motherboard dan sebagainya.

3. Alat Output

Alat Output adalah alat yang menampilkan hasil pengolahan data yang dilakukan CPU.

Beberapa Alat Output :

3.1 Monitor
Monitor adalah alat yang berfungsi menampilkan data atau informasi dalam bentuk teks dan grafik.

Beberapa Jenis Monitor :

  • CTR adalah jenis monitor berbentuk tabung, Karena menggunakan tabung display.
  • Flat panel/LCD (liquid Crystal Display) adalah jenis monitor yang memiliki permukaan datar, ukuran ringkas, dan konsumsi daya sangat rendah.

3.2 Printer

Printer adalah alat cetak informasi atau hasil kerja komputer.

Beberapa Jenis Printer :

- Printer Dot Matrik
- Printer Deskjet
- Printer Laserjet

4. Alat Penyimpanan

Alat Penyimpanan adalah media yang dapat menyimpan data secara permanen dalam jangka waktu panjang, yang suatu ketika dapat diambil atau dibaca kembali. Selain alat penyimpanan harddisk yang tergolong ke dalam alat proses, masih terdapat alat penyimpanan lainnya seperti :
4.1 Floppy Disk / Disket

Floppy Disk adalah sebuah alat penyimpanan data yang terdiri dari sebuah medium penyimpanan magnetis bulat yang tipis dan lentur dan dilapisi lapisan plastik berbentuk persegi atau persegi panjang.

Beberapa Kapasitas Floppy Disk
- Floppy Disk 5 1/4 inci, kapasitas 360 KB
- Floppy Disk 3 1/2 inci, kapasitas 720 KB
- Floppy Disk 5 1/4 inci, kapasitas 1,2 MB
- Floppy Disk 3 1/2 inci, kapasitas 1,44 MB

4.2 USB Flash Drive

USB Flash Drive adalah media penyimpanan data yang menggunakan port USB.

Beberapa Kapasitas USB Flash Drive :
512 MB, 1 GB, 2 GB, 4 MB, 8 MB, 18 MB dan seterusnya.

4.3 CD (Compac Disk)

CD (Compac Disk) adalah media penyimpanan yang berbentuk piringan, berfungsi menyimpan data hingga 700 Mbyte.

Updates Via E-Mail

Labels