Pages

Powered by Blogger.
 
Showing posts with label komputer. Show all posts
Showing posts with label komputer. Show all posts
Monday, December 6, 2010

asal nulis 2

Saham komunitas ini bukanlah sebuah MLM atau Melipatgandakan Uang, tapi kita ini memiliki resource dan kemampuan hanya modal saja yang memang tidak ada .. bayangkan saja jika usaha yang kami kembangkan dengan Rp. 20.000 anda, maka InsyaAllah kelebihan hasil usaha itu akan kami bagikan .. seumur usaha itu bergerak dan menguntungkan .. besarnya tidak bisa kita tentukan sekarang .. ini bukanlah sebuah janji-janji belaka atau omong doang seperti yang lainnya. Bagi anda yang masih sekolah .. lumayan .. nanti ketika anda berkeluarga tiba-tiba seperti ada uang nyasar setiap bulannya .. mentok2xnya kalo kita jual beli emas .. mungkin harga 1 Gram emas sekarang berbeda dengan harga 1 Gram emas dimasa depan ..

Bagi yang mencibir silahkan namanya demokrasi .. bagi yang menghina mangga .. bagi yang BERFIKIR yuk kita bergabung bersama .. ya jaman ini .. banyak orang2x pinter, eh malah buang-buang uang .. dengan cara KETIK REG MANCUR, KETIK REG NASIB .. ngak jelas … heheheh

Ya mungkin untuk sementara ini, kompensasinya bisa berupa ilmu-ilmu komputer yang bisa saya kumpulkan dari berbagai media baik media elektronik maupun cetak .. setelah modal ada ya mungkin bisa terbentuk … komunitas dengan berazas dari anggota untuk anggota .. silahkan dipikirkan dan jangan kelamaan .. ya kabari juga kerabat atau temen dekat .. ya anngaplah seperti hilang uang .. Wassallam
Monday, November 22, 2010

Persiapan perakitan kompie

Persiapan perakitan kompie

Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul.Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:

1. Penentuan Konfigurasi Komputer
2. Persiapan Kompunen dan perlengkapan
3. Pengamanan

Penentuan Konfigurasi Komputer

Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.

Persiapan Komponen dan Perlengkapan

Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:

* Komponen komputer
* Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
* Buku manual dan referensi dari komponen
* Alat bantu berupa obeng pipih dan philips

Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.

rakit2.jpg

Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit.Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit.

Pengamanan

Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:

* Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
* Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.

rakit3.jpg

Perakitan

Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:

1. Penyiapan motherboard
2. Memasang Prosessor
3. Memasang heatsink
4. Memasang Modul Memori
5. memasang Motherboard pada Casing
6. Memasang Power Supply
7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
8. Memasang Drive
9. Memasang card Adapter
10. Penyelesaian Akhir

1. Penyiapan motherboard

Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.

rakit4.jpg

2. Memasang Prosessor

Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket

1. Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
2. Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
3. Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
4. Turunkan kembali tuas pengunci.

rakit5.jpg

Jenis Slot

1. Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard
2. Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak

Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.

rakit6.jpg



3. Memasang Heatsink

Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.

rakit16.jpg



4. Memasang Modul Memori

Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.

Jenis SIMM

1. Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.
2. Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
3. Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul.

rakit7.jpg



rakit8.jpg

Jenis DIMM dan RIMM

Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan

1. Rebahkan kait pengunci pada ujung slot
2. sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot.
3. Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.



rakit9.jpg

rakit10.jpg

5. Memasang Motherboard pada Casing

Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:

1. Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
2. Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
3. Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
4. Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
5. Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.



rakit11.jpg

6. Memasang Power Supply

Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:

1. Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
2. HUbungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.

rakit12.jpg

7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing

Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.

1. Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
2. Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
3. Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
4. Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
5. Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
6. Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.

rakit13.jpg

rakit14.jpg

rakit15.jpg



8. Memasang Drive

Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:

1. Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
2. Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
3. Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.
4. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
5. Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
6. Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
7. Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
8. Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard

Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.

rakit17.jpg

9. Memasang Card Adapter

Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya. Cara memasang adapter:

1. Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
2. Pasang sekerup penahan card ke casing
3. Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.

rakit18.jpg

10. Penyelessaian Akhir

1. Pasang penutup casing dengan menggeser
2. sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
3. Pasang konektor monitor ke port video card.
4. Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
5. Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
6. Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.



rakit19.jpg

Pengujian

Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:

1. Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.
2. Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
3. Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
4. Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
5. Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.

Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.

Penanganan Masalah

Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan penanganannya antara lain:

1. Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau kabel daya belum terhubung.
2. Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas ke slot/

LED dari hardisk, floppy atau CD menyala terus disebabkan kesalahan pemasangan kabel konektor atau ada pin yang belum pas terhubung. Selamat Mencoba dan Semoga Bermanfaat.
Sunday, May 16, 2010

harware2


Hardware Komputer

Hardware Komputer adalah perangkat yang secara fisik dapat di lihat dan di raba, yang membentuk suatu kesatuan, sehingga dapat di fungsikan. Berdasarkan kegunaannya, perangkat keras Komputer di golongkan ke dalam tiga bagian, yaitu : Alat Input, Alat Proses, Alat Output, dan Alat Penyimpanan. Berikut Penjelasan bagian-bagian dari Hardware Komputer :



1. Alat Input

Alat input adalah alat untuk memasukkan program maupun data yang akan diproses oleh komputer.

Perangkat-Perangkat Alat Input

1.1 Keyboard

Keyboard adalah perangkat yang mempunyai tuts seperti pada mesin tik, yang di lengkapi beberapa tombol tambahan dengan berbagai fungsi.

1.2 Mouse

Mouse adalah perangkat yang berfungsi menggerakkan pointer, menunjuk perintah atau program pada layer monitor.

1.3 Scanner

Scanner adalah alat untuk mengkonversi gambar manual menjadi gambar digital, berupa data digital.

1.4 Floppy Disk Drive

Floppy disk drive adalah alat untuk menulis, membaca data, juga berfungsi sebagai alat output (perekam) data.

1.5 CD-ROM

CD-ROM adalah alat untuk membaca CD atau VCD pada komputer.

Beberapa kemampuan CD-ROM :
CD-ROM dengan kemampuan : 24x, 36x, 40x, 52x, 56x, dan seterusnya.

1.6 DVD-ROM

DVD-ROM adalah alat untuk membaca CD VCD DVD musik atau film yang berkualitas tinggi pada komputer.

1.7 CD-RW

CD-RW adalah alat untuk merekam (backup) data pada cd.

Beberapa kemampuan CD-RW :
CD-RW dengan kemampuan : 24x10x40, 32x10x40, 32x12x40, 40x12x40, 32x14x48, 52x24x48, 48x12x50, 52x32x52, dan seterusnya.

2. Alat Proses

Alat Proses atau CPU (Central Processing Unit), merupakan alat atau unit terpenting di dalam system komputer. Tugas utamanya adalah mengontrol keseluruhan system komputer selama pengolahan data berlangsung.

Perangkat-Perangkat Alat Proses

2.1 Casing

Casing adalah kotak pembungkus perangkat keras (hardware) di dalam CPU.

Bentuk-Bentuk Casing:

1. Desktop ( Horizontal )

- Slim Desktop
- Standar Desktop

2. Tower ( Vertikal )

- Mini/Middle Tower
- Full Tower

Jenis Casing

- Casing Jenis AT

- Casing Jenis ATX

Beberapa Case indicator yang Terdapat Pada Casing :

- Led HDD (lampu indikasi harddisk bila sedang membaca).
- Led Power (lampu indikasi power bila sedang menyala dan tombol reset)
- Speaker.
- Key lock.
- Dan Sebagainya.

2.2 Power Supply

Power supply adalah sebuah perangkat yang berfungsi menyalurkan arus listrik ke berbagai peralatan komputer yang terdapat di dalam CPU, Perangkat ini memiliki lima konektor atau lebih, yang dapat di sambungkan ke berbagai peralatan, seperti motherboard, harddisk, floppy disk drive, CD-ROM, dan sebagainya.

Jenis Power Supply :

- Power Supply AT à Konektor terdiri dari 12 pin

- Power Supply ATX à Konektor terdiri dari 20 pin


2.3 Motherboard adalah perangkat terpenting di dalam komputer yang di jadikan media atau tempat untuk memasang atau meletakkan beberapa peralatan seperti : Prosesor, Memory, Card VGA, sound card, card I/O, dan sebagainya.

Beberapa Jenis Motherboard Pentium

- Kelas AT486 Menggunakan Socket 3
- Kelas Pentium I Menggunakan Socket 7/8
- Kelas Pentium II Menggunakan Slot 1
- Kelas Pentium III Menggunakan Socket 370
- Kelas Pentium IV Menggunakan Socket 423/478

2.4 Prosesor

Prosesor adalah sebuah chip (mikroprosesor) yang merupakan otak dan pusat pengendalian berbagai perangkat komputer. Sehingga dapat bekerja satu sama lain.
2.5 Memory

Memory adalah perangkat yang berfungsi mengolah data dan instruksi. Semakin besar memory yang di sediakan, semakin banyak data maupun instruksi yang dapat di olahnya.

Beberapa Jenis Memory :

- RAM
- EDO-RAM (Extended Data Out)
- SD-RAM (Synchronous Dynamic RAM)
- DDR-SDRAM (Double Data Rate Synchronous DRAM)
- RD-RAM (Rambus Dynamic RAM)

2.6 Card VGA

Card VGA adalah perangkat berupa rangkaian elektronik berbentuk seperti Kaartu, yang berfungsi menghubungkan motherboard dengan monitor.

Beberapa Jenis Card VGA :

- Card VGA ISA
- Card VGA EISA
- Card VGA PCI
- Card VGA AGP

2.7 Card I/O
Card I/O adalah sebuah card yang berfungsi menghubungkan motherboard dengan alat input dan alat output. Ia juga berfungsi menghubungkan motherboard dengan harddisk dam floppy disk drive.

2.8 Sound Card
Sound card adalah perangkat multimedia berbentuk seperti kartu, yang berfungsi mengolah suara pada komputer.

2.9 Harddisk

Harddisk adalah perangkat komputer yang berfungsi menyimpan data dalam kapasitas besar.

2.10 Heatsink Fan
Heatsink adalah perangkat yang berfungsi menyerap panas pada prosesor.

2.11 Kabel

Kabel adalah sekumpulan baris kabel yang berfungsi menghubungkan komponen komputer yang satu dengan yang lain, seperti menghubungkan harddisk, floppy disk drive dengan motherboard dan sebagainya.

3. Alat Output

Alat Output adalah alat yang menampilkan hasil pengolahan data yang dilakukan CPU.

Beberapa Alat Output :

3.1 Monitor
Monitor adalah alat yang berfungsi menampilkan data atau informasi dalam bentuk teks dan grafik.

Beberapa Jenis Monitor :

  • CTR adalah jenis monitor berbentuk tabung, Karena menggunakan tabung display.
  • Flat panel/LCD (liquid Crystal Display) adalah jenis monitor yang memiliki permukaan datar, ukuran ringkas, dan konsumsi daya sangat rendah.

3.2 Printer

Printer adalah alat cetak informasi atau hasil kerja komputer.

Beberapa Jenis Printer :

- Printer Dot Matrik
- Printer Deskjet
- Printer Laserjet

4. Alat Penyimpanan

Alat Penyimpanan adalah media yang dapat menyimpan data secara permanen dalam jangka waktu panjang, yang suatu ketika dapat diambil atau dibaca kembali. Selain alat penyimpanan harddisk yang tergolong ke dalam alat proses, masih terdapat alat penyimpanan lainnya seperti :
4.1 Floppy Disk / Disket

Floppy Disk adalah sebuah alat penyimpanan data yang terdiri dari sebuah medium penyimpanan magnetis bulat yang tipis dan lentur dan dilapisi lapisan plastik berbentuk persegi atau persegi panjang.

Beberapa Kapasitas Floppy Disk
- Floppy Disk 5 1/4 inci, kapasitas 360 KB
- Floppy Disk 3 1/2 inci, kapasitas 720 KB
- Floppy Disk 5 1/4 inci, kapasitas 1,2 MB
- Floppy Disk 3 1/2 inci, kapasitas 1,44 MB

4.2 USB Flash Drive

USB Flash Drive adalah media penyimpanan data yang menggunakan port USB.

Beberapa Kapasitas USB Flash Drive :
512 MB, 1 GB, 2 GB, 4 MB, 8 MB, 18 MB dan seterusnya.

4.3 CD (Compac Disk)

CD (Compac Disk) adalah media penyimpanan yang berbentuk piringan, berfungsi menyimpan data hingga 700 Mbyte.

Updates Via E-Mail

Labels