Pages

Powered by Blogger.
 
Sunday, September 5, 2010

NGOBROL DENGAN GUS DUR DARI ALAM KUBUR

NGOBROL DENGAN GUS DUR DARI ALAM KUBUR PDF Print E-mail
Kode Buku    : B0496
Judul Buku    : NGOBROL DENGAN GUS DUR DARI ALAM KUBUR
Penulis    : Argawi Kandito
Kata Pengantar    : M. Jadul Maula
ISBN 10    : 979-8452-75-5
ISBN 13    : 978-979-8452-75-8
Halaman    : xxvi + 180 hlm
Kertas / Ukuran    : Book Paper / 13,5 x 20,5 cm
Cetakan    : I, Agustus 2010
Katagori    : Agama / Spiritual
Penerbit    : PUSTAKA PESANTREN Yogyakarta
Harga    : Rp. 42.500,- BOLEH dikatakan, apa yang tersaji dalam buku ini ibarat tombak bermata dua. Yang satu menusuk ke arah kepala (rasio), sementara yang lain merenggut ke kedalaman dada (ruhani). Pemikiran-pemikiran (arwah) Gus Dur yang (semakin) cemerlang dan (karena beliau telah wafat) jauh dari tendensi politis, mau tidak mau akan membawa kita kepada pencerahan tertentu, sedikit ataupun banyak. Itulah “mata tombak yang pertama”.

Sementara itu, cerita-cerita tentang perjalanan di alam kematian, pertemuan-pertemuan Gus Dur dengan arwah para kiai dan tokoh-tokoh besar muslim, juga “gaya jawab” Gus Dur yang tidak berubah dari “gaya jawab” dia sewaktu masih hidup, tidak bisa tidak akan semakin mempertebal keimanan kita : bahwa alam akhirat benar-benar ada, bahwa segenap perbuatan akan mendapatkan balasan yang setimpal, dan bahwa orang-orang yang berjuang di jalan Allah bukannya mati, tetapi mereka tetap hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezeki (QS. Ali ‘Imran: 169). Dan itulah “mata tombak” yang kedua, mata tombak yang dapat dijadikan api spirit bagi “anak-anak idiologis” Gus Dur untuk meneruskan perjuangan “Sang Bapak”.

= = = = =

Dibandingkan dengan buku-buku tentang Gus Dur yang sudah terbit, buku ini memiliki keunikan dan kelebihan tersendiri. Pertama, karena diambil dari alam hakekat, info-info di dalam buku ini lebih menggambarkan hakekat Gus Dur. Sebab, di alam ruh dia sudah terlepas dari kepentingan-kepentingan duniawi maupun bias dari konjungtur sosial-politik yang terjadi di dunia riil. Kedua, buku ini menggambarkan perkembangan pemikiran Gus Dur yang paling mutakhir. Selain itu, bagi saya, ada hal yang baru dan sangat penting dari buku ini, yaitu penegasan dari Gus Dur sendiri tentang apa yang bisa dirumuskan sebagai “Metode Gus Dur yang Genuin”. (M. Jadul Maula – Budayawan, Ketua LESBUMI Yogyakarta dan Pengasuh PP. Kaliopak Piyungan Yogyakarta)

Stress Mengurus Anak

Stress Mengurus Anak
 

Saya ibu rumah tangga yang mempunyai 2 anak laki-laki yang super aktif. Rutinitas saya setiap hari adalah antar jemput anak sekolah, menemani anak kursus siang hari dan belajar dirumah malam harinya. Akhir-akhir ini saya merasakan kepala bagian belakang saya sering sakit, apalagi jika ditekan dengan tangan. Badan saya juga gampang lelah padahal saya tidak mengurusi pekerjaan rumah tangga (seperti mencuci, memasak, dll) Apakah ini gejala stress akibat rutinitas saya sehari-hari walaupun saya enjoy aja? Apa yang harus saya lakukan untuk mengatasinya?
Terimakasih (momnani@xxxx.com)
 

Hallo Ibu Nani, bisa jadi ibu mengalami kelelahan mental yang telah menumpuk tetapi masih dalam taraf yang dapat diatasi dengan mudah. Kelelahan ini dapat terjadi karena rutinitas yang dijalankan terus menerus sehingga sebenarnya Ibu merasa jenuh tapi tidak dapat mengeluarkan diri dari keadaan tersebut. Kelelahan ini dapat menyebabkna tegangnya otot dibagian leher belakang dan bahu. Atasilah melakukan rileksasi pijat seluruh tubuh 1 minggu sekali agar kejenuhan dapat direlease, kompres leher dan bahu dengan handuk hangat yang dibubuhi minyak esensial Lavender dan Mandarin untuk meringankan ketegangan dan membuat tidur lebih pulas serta cari kursus/kegiatan tertentu yang dapat menyenangkan hati. ‘Give back to yourself’.

140 Tanggapan - tanggapan ke “Jeritan Siksa Dari Alam Kubur”

Jeritan Siksa Dari Alam Kubur

Ditulis oleh agorsiloku di/pada Januari 7, 2007
Ini adalah kali kedua saya mendengar ceramah yang isinya tentang Dr Azzacov, seorang geolog. Di Siberia sana, menggali sampai kedalaman 14,4 km dan menemukan suara-suara orang yang kemudian dianalisis sehingga dan kemudian disimpulkan itu adalah suara dari neraka atau minimal siksa kuburlah. Bahkan suaranyapun diperdengarkan kepada sejumlah jamaah. Saya juga sudah mendengar ini untuk kesekian kalinya, tapi untuk kali ini terasa berbeda, sebab diceramahkan di Mekkah, di Tanah Haram. Menjadi bagian dari pesona keagungan Allah yang memperlihatkan bagian dari kekuasaanNya untuk diperdengarkan pada Dr Azzacov, kemudian dilantunkan kembali oleh ustad kami di sebuah apartemen tempat kami dalam perjalanan haji.
Cerita ini bahkan beberapa kali diulas oleh berbagai site dan media Islam. Saya sendiri tidak pernah terlalu tertarik pada ulasan begitu dan biasanya langsung saya lewati saja. Saya berpendapat bahwa semua yang berkenaan dengan gambar kebesaran Allah melalui sajian tulisan, pohon rukuk, tomat bertuliskan Allah, Suara Azan di bulan, atau neraka dalam perut bumi, atau sejenis-sejenisnya adalah hoax. Kebohongan atau kerjaan setan (setan dari golongan jin atau setan dari golongan manusia). Jadi, menanggapinya, memikirkannya adalah buang-buang waktu saja.
Ada beberapa alasan mengapa saya tidak merasa perlu percaya :
  1. Wahyu Allah yang datang kepada Nabi terakhir berlandaskan tauhid dan akal sehat. Kita diwajibkan mempercayai yang ghaib, mengimani kampung akhirat dan hari berbangkit dengan penjelasan cukup rinci dalam Al Qur’an dan sebagian penjelasan dari Hadits. Al Qur’an lebih mengetengahkan berpikir dan beriman sebagai derajat lebih.
  2. Nabi Muhammad, meskipun pada beberapa hadits memiliki hidayah untuk melihat/mengetahui hal-hal yang ghaib ataupun supernatural dan mendapatkan rahmatNya untuk melakukan perjalanan super dahsyat ke Sidratul Muntaha, namun dalam melaksanakan tugas kerasulannya tidak diberikan kekuatan-kekuatan ajaib yang neko-neko. Nabi tidak bisa menghidupkan orang mati, seperti dilakukan nabi Isa. Terluka ketika perang Uhud.
Jadi, dari dua hal pokok di atas, terlebih kalau kita membaca ayat-ayat suci (meskipun hanya terjemahannya yang bisa dimengerti lebih baik), terasa sekali kekuatan logika, pelajaran berpikir sebagai bagian dari energi kesalehan, yang harus dipelihara. Dengan konteks ini, maka saya lebih menganggap bahwa Allah tidak lagi akan menunjukkan keberadaanNya melalui cara-cara yang sudah tidak sesuai dengan jamannya lagi.
Saya lebih cenderung berpikir bahwa Allah mengajak manusia di akhir jaman untuk melihat keagunganNya, mengenalNya melalui ilmu dan pengetahuan, melalui tataran sains dan penciptaan, dan juga pada manusia itu sendiri seperti yang Dia jelaskan dalam ayat-ayatnya yang bertaburan logika dan pemantapan ilmu. Bahkan, menurut saya cahaya Al Qur’an semakin tampak jelas dengan semakin dalam dan luasnya ilmu, teknologi yang berhasil diraih kebudayaan manusia.
Pemahaman manusia di masa kini kepada ayat-ayat suci akan lebih cerah dan jernih dibanding saat Al Qur’an diturunkan atau beberapa abad kemudian. Mungkin dan sangat mungkin abad ke 21 ini pun belum sampai pada puncak peradaban pemahaman Al Qur’an, namun setidaknya dari beberapa kesesuaian sains cahaya Al Qur’an kian nampak. Bahkan dari beberapa sisi, sangat tampak pula bahwa sains masih terlalu kerdil pula dibanding penjelasan Al Qur’an.
Ada sebagian yang berpikir bahwa sains jangan dibawa ke dunia wahyu Illahiah. Menurut saya malah nggak begitu. Sains masih merupakan variabel kecil saja yang menunjukkan kebenaran Al Qur’an. Al Qur’an menunjukkan arah-arah akan kebenaran sains dan boleh jadi di suatu masa, sains bisa memiliki akselerasi lebih baik justru dengan memahami wahyu dari Al Qur’an. Sains justru masih terbata-bata meskipun sudah menjelang ujung ilmu pengetahuan. Pembahasan jagat raya statis, kemudian dikoreksi bahwa jagat raya meluas. Al Qur’an sudah menjelaskannya sejak dari dulu.
Bukan hanya sains, tapi juga fungsi-fungsi sosial terdefinisi jelas dalam Al Qur’an. Misalnya, keseimbangan al Qur’an mengenai kata-kata tertentu, bilangan 19, dan lain-lainnya hanyalah awal dari pemahaman baru, mengapa sampai Allah menantang ciptaanNya : buatlah ayat seperti al Qur’an kalau kamu memang benar.
Jadi, di akhir masa ini kiamat yang sudah tinggal sedikit lagi saja, saya berpikir bahwa Allah tidak akan lagi mengeluarkan bagian-bagian ilmuNya dengan cara-cara yang manusia akan berpikir ajaib, menyampaikan melalui pembukaan hijab-hijab yang dianggap mujizat sehingga manusia percaya pada keagunganNya. Iman dan akal adalah paduan sempurna untuk memahami ayat-ayatNya.
Kembali ke suara dari siksa kubur atau neraka Dr. Azzacov yang diceramahkan sebagai bagian dari “pemerkuat keimanan” dengan hoax. Menurut saya justru yang terjadi adalah sebaliknya. Yang mempercayai, akan kembali kepada dunia klenik lagi. Mencoba memahami konsep Alam Kubur dari sisi Al Qur’an tentunya lebih terjamin dari sudut keimanan. Menutup pintu akal dan iman, menjadi percaya keagungan Allah sambil bersekutu dengan setan. Bukankah nabi tidak mengajarkan ummatnya untuk mencontoh dan percaya hal-hal yang biasa terjadi sebelum kehadiran Nabi Muhammad?, begitu juga yang jelas kita baca dalam rangkaian ayat-ayat. Bukankah begitu banyak disampaikan : apakah kamu tidak memikirkannya?, pelajaran bagi orang yang berakal?.
Dunia kita masih dipenuhi sajen, ngelap berkah, dan hal-hal sejenisnya. Dunia dimana akal dikesetkan dan logika masuk tong sampah. Padahal sudah ditegasi berkali-kali, mereka itu tak bisa memberikan manfaat dan mudharat bagimu.
Dengan segala akal, tentu saja saya percaya bahwa saqar (kiamat) itu ada, neraka dan surga, hari pembalasan, malaikat, dan hal-hal ghaib itu diimani. Seperti juga berusaha memahami, bahwa ternyata alam semesta ini terbentuk dari energi, bahwa ternyata sebagian besar universe ini ternyata dibentuk oleh materi gelap. Dan percaya bahwa para fisikawan teoritis masih bergelut dengan pendekatan-pendekatan kuantum untuk memahami proses penciptaan. Ilmuwan boleh jadi akan mengubah lagi teorinya, dan Al Qur’an akan menunjukkan lagi tingkatan kebenarannya. Saya tak ragukan ini.
(Catatan Perjalanan Hajj 4)

140 Tanggapan - tanggapan ke “Jeritan Siksa Dari Alam Kubur”

Dono berkata

Ass.wr.wb,
Pak Agorsi, saya yakin dan memang tepat bahwa alam semesta ini terbentuk dari energi.Dan klo saya boleh tambahkan bahwa sesuatu yg hidup itu adalah energi walaupun yg telah mati masih mempunyai energi, seperti firman Allah s.w.t sebelumnya, bahwa mereka2 yg telah mati itu sebenarnya tidak mati.
Salam untk pak Agorsi.

HIDUP BAHAGIA SETIAP HARI SESUAI TUNTUTAN NABI MUHAMMAD SAW

Buku Baru
NGOBROL DENGAN GUS DUR DARI ALAM KUBUR

Argawi Kandito, Pustaka Pesantren Jogjakarta, Agustus 2010 (Pemikiran)

ALQUR'AN THE ULTIMATE SECRET

Astrid Darmawan dan Muhammad Hidayat, Zahra Jakarta, Juli 2010 (Religiusitas)

MATA AIR PERADABAN, DUA MILLENIUM WONOSOBO

HA. Kholiq Arif dan Otto Sukatno C.R., LKiS Jogjakarta, Agustus 2010 (Sosial-Pemerintahan)

ASAS-ASAS NEGARA HUKUM MODERN DALAM ISLAM

Dr Muhammad Alim SH M Hum, LKiS Jogjakarta, Agustus 2010 (Hukum Islam)

HIDUP BAHAGIA SETIAP HARI SESUAI TUNTUTAN NABI MUHAMMAD SAW

Allamah al Majlisi, Zahra Jakarta, Juli 2010 (Spiritualisme)

THE POWER OF YOGA FOR MIDDLE AGE

Dr M.S. Wiadnyana, Grasindo Jakarta, 2010 (Populer)

MUSIM YANG MENGGUGURKAN DAUN

Yetti A.KA, Andi Jogjakarta, Agustus 2010 (Kumpulan Cerpen)

THE SECRET OF SANTET

A. Masruri, Transmedia Jakarta, Agustus 2010 (Populer)

PAJANG

Martin Moentadhin S.M., Genta Pustaka Jakarta, Agustus 2010 (Sejarah)

BEDA PENDAPAT DI TENGAH UMAT

Syah Waliyullah ad-Dahlawi, Pustaka Pesantren Jogjakarta, Juli 2010 (Religiusitas)

ASAS-ASAS NEGARA HUKUM MODERN DALAM ISLAM

Buku Baru
NGOBROL DENGAN GUS DUR DARI ALAM KUBUR

Argawi Kandito, Pustaka Pesantren Jogjakarta, Agustus 2010 (Pemikiran)

ALQUR'AN THE ULTIMATE SECRET

Astrid Darmawan dan Muhammad Hidayat, Zahra Jakarta, Juli 2010 (Religiusitas)

MATA AIR PERADABAN, DUA MILLENIUM WONOSOBO

HA. Kholiq Arif dan Otto Sukatno C.R., LKiS Jogjakarta, Agustus 2010 (Sosial-Pemerintahan)

ASAS-ASAS NEGARA HUKUM MODERN DALAM ISLAM

Dr Muhammad Alim SH M Hum, LKiS Jogjakarta, Agustus 2010 (Hukum Islam)

HIDUP BAHAGIA SETIAP HARI SESUAI TUNTUTAN NABI MUHAMMAD SAW

Allamah al Majlisi, Zahra Jakarta, Juli 2010 (Spiritualisme)

THE POWER OF YOGA FOR MIDDLE AGE

Dr M.S. Wiadnyana, Grasindo Jakarta, 2010 (Populer)

MUSIM YANG MENGGUGURKAN DAUN

Yetti A.KA, Andi Jogjakarta, Agustus 2010 (Kumpulan Cerpen)

THE SECRET OF SANTET

A. Masruri, Transmedia Jakarta, Agustus 2010 (Populer)

PAJANG

Martin Moentadhin S.M., Genta Pustaka Jakarta, Agustus 2010 (Sejarah)

BEDA PENDAPAT DI TENGAH UMAT

Syah Waliyullah ad-Dahlawi, Pustaka Pesantren Jogjakarta, Juli 2010 (Religiusitas)

THE SECRET OF SANTET

Buku Baru
NGOBROL DENGAN GUS DUR DARI ALAM KUBUR

Argawi Kandito, Pustaka Pesantren Jogjakarta, Agustus 2010 (Pemikiran)

ALQUR'AN THE ULTIMATE SECRET

Astrid Darmawan dan Muhammad Hidayat, Zahra Jakarta, Juli 2010 (Religiusitas)

MATA AIR PERADABAN, DUA MILLENIUM WONOSOBO

HA. Kholiq Arif dan Otto Sukatno C.R., LKiS Jogjakarta, Agustus 2010 (Sosial-Pemerintahan)

ASAS-ASAS NEGARA HUKUM MODERN DALAM ISLAM

Dr Muhammad Alim SH M Hum, LKiS Jogjakarta, Agustus 2010 (Hukum Islam)

HIDUP BAHAGIA SETIAP HARI SESUAI TUNTUTAN NABI MUHAMMAD SAW

Allamah al Majlisi, Zahra Jakarta, Juli 2010 (Spiritualisme)

THE POWER OF YOGA FOR MIDDLE AGE

Dr M.S. Wiadnyana, Grasindo Jakarta, 2010 (Populer)

MUSIM YANG MENGGUGURKAN DAUN

Yetti A.KA, Andi Jogjakarta, Agustus 2010 (Kumpulan Cerpen)

THE SECRET OF SANTET

A. Masruri, Transmedia Jakarta, Agustus 2010 (Populer)

PAJANG

Martin Moentadhin S.M., Genta Pustaka Jakarta, Agustus 2010 (Sejarah)

BEDA PENDAPAT DI TENGAH UMAT

Syah Waliyullah ad-Dahlawi, Pustaka Pesantren Jogjakarta, Juli 2010 (Religiusitas)

BEDA PENDAPAT DI TENGAH UMAT

Updates Via E-Mail

Labels